Pengertian Bisnis: Defenisi, Fungsi, Manfaat

5 min read

Paham Bisnis

Definisi umum bisnis

Didalam Keseharian tentu kita sering berurusan dengan bisnis. namun apakah kalian memahami pengertian bisnis?

semua orang berkeinginan menjadi seorang pebisnis, namun banyak pelaku bisnis tidak faham apa saja yang berkaitan dengannya.

karenanya, kita akan membahas lebih detail mengenai Pengertian, Fungsi, Manfaat, Tujuan, Jenis dan Pihak yang berkepentingan dalam Bisnis Secara Detail dan Terperinci.

Simak dibawah ini ya, untuk pembahasan selengkapnya

Arti Bisnis

Pengertian bisnis adalah memenuhi kebutuhan orang, organisasi, dan masyarakat luas. Bisnis melibatkan produksi, pembelian, penjualan, dan pertukaran barang dan jasa oleh orang dan perusahaan. Dalam pengertian sempit, perusahaan biasanya dikaitkan dengan perusahaan, perusahaan, atau organisasi yang dapat menghasilkan barang atau jasa untuk keuntungan atau keuntungan.

Dalam istilah bisnis, itu adalah aktivitas bisnis. Secara garis besar, bisnis adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan segala aktivitas dan lembaga yang menghasilkan barang atau jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaku usaha atau orang yang dikenal dengan pebisnis atau pengusaha akan selalu melihat kebutuhan masyarakat dan berusaha sebaik mungkin untuk melayani mereka agar masyarakat merasa puas dan bahagia.

Baca Juga : IDE BISNIS MODAL MINIM

Definisi bisnis menurut para ahli

Menurut Boone dan Kurtz (2002)

Bisnis adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan, dan itu adalah perusahaan yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi.

Beberapa perusahaan memproduksi mobil, chip komputer, sereal, dan komoditas lainnya saat sarapan. Layanan lain yang disediakan antara lain asuransi, hotel, salon, akomodasi, konser musik.

Menurut Huat, T Chwee, et. al (1990)

Business is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society ((Bisnis adalah sistem yang menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat).

Peterson dan Plowman

Menurut Peterson dan Ploughman, Bisnis adalah rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa secara berulang-ulang. Menurut Peterson dan Ploughman, menjual barang dan jasa tersebut sekali bukanlah bisnis. Oleh karena itu, kegiatan usaha yang disebut kegiatan usaha perlu berulang kali.
Dicksee
Sedangkan menurut Profesor L. R. Dicksee, perdagangan merupakan suatu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh manfaat yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berminat dan membina kegiatan usaha terkait.
Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa usaha adalah suatu bentuk kegiatan atau kegiatan yang berupa penjualan jasa dan barang, dan tujuannya adalah untuk memperoleh keuntungan bagi mereka yang ingin secara langsung dan terus menerus melakukan usaha.

Fungsi bisnis

Fungsi bisnis adalah menciptakan nilai atau kegunaan produk, dimana produk yang semula bernilai rendah menjadi produk yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan konsumen.
Secara Technikal Fungsi dari Bisnis dapat dikategorikan sebagai Berikut.

Manajemen

Beginilah cara perusahaan mengelola karyawannya dan sumber daya lainnya contohnya seperti mesin dan peralatan.

Pemasaran

Adalah Bagaimana produk atau layanan dikembangkan, diberi harga, didistribusikan, dan dipromosikan ke konsumen

Keuangan

Adalah Bagaimana perusahaan memperoleh pendapatan dan menggunakan dana yang ada untuk kegiatan bisnisnya.

Akuntansi

Adalah bagaimana membuat ringkasan dan analisis status keuangan perusahaan, yang digunakan untuk merancang berbagai keputusan sistem informasi, termasuk sosial, teknologi informasi, dan prosedur, sehingga dapat memberikan informasi yang sesuai kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat mengambil keputusan memahami pengertian bisnis.

Sistem Informasi

Ini adalah cara perusahaan yang menggunakan sistem informasi untuk terus memperbarui dan menganalisis sistem informasi tentang mengoptimalkan cara beroperasinya. Hasil informasi tersebut dapat digunakan oleh manajer perusahaan untuk mengambil keputusan bisnis.
Nilai guna yang tercipta dari berbagai kegiatan usaha dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, dan kebutuhan tersebut terangkum dalam fungsi utama dalam menjalankan kegiatan usaha. Fungsi utama menjalankan bisnis adalah menciptakan nilai dari produk atau jasa dengan cara tertentu yang terlibat dalam proses produksi.

Manfaat Bisnis

 

  1. Mendapat Pengakuan

    Jika usaha yang anda jalankan dapat berhasil dan menghasilkan banyak keuntungan serta dapat berkembang secara normal apalagi jika dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat, maka anda juga akan mendapatkan pengakuan dan tanggapan yang positif dari masyarakat sekitar.

  2. Menjadi Bos untuk Diri Sendiri

    Melalui bisnis, Anda dapat menjadi faktor penentu dan pemimpin dalam menjalankan bisnis Anda. Skala bisnis Anda sepenuhnya bergantung pada kemampuan Anda untuk membuat keputusan dan mengelola bisnis Anda sendiri.

  3. Menentukan Gaji Sendiri

    Melalui bisnis, Anda juga dapat membayar gaji Anda sendiri, karena Anda dapat mendirikan badan usaha sendiri, memiliki modal sendiri, dan pada akhirnya menentukan pendapatan dan pendapatan Anda sendiri.
    Sekalipun bisnis Anda besar dan memiliki beberapa karyawan, Anda dapat meningkatkan tingkat ekonomi karyawan melalui sistem bagi hasil atau gaji Anda sendiri.

  4. Mengatur Waktu

    Saat menjalankan bisnis Anda sendiri, Anda telah menetapkan sendiri jam kerjanya. Anda tidak harus terikat dengan jadwal dan berbagai aturan, sehingga Anda bisa menjalankan bisnis sendiri dengan lebih leluasa.

    Selain itu, karena Anda dapat menjalankan bisnis di mana saja, Anda dapat dengan mudah mengatur waktu berkualitas bersama keluarga. Apalagi jika Anda sudah memiliki karyawan, tentunya Anda bisa bersantai di rumah sambil tetap mengontrol bisnis Anda dan menghitung keuntungan dari waktu ke waktu, serta menentukan berbagai keputusan yang harus diambil tanpa harus meninggalkan keluarga. Jenis usaha ini sangat cocok untuk ibu rumah tangga yang ingin memahami pengertian bisnis .

  5. Mas Depan Cerah

    Jika bisnis yang Anda rancang sudah berhasil berkembang, maka diikuti dengan ketekunan juga semangat Anda dalam berbisnis akan memberi Anda keuntungan terbesar.
    Hal ini secara tidak langsung akan melatih diri Anda untuk terus berdisiplin dan mendapatkan ilmu baru yang mungkin belum tersedia di sekolah. Dengan cara ini, jika bisnis yang Anda geluti berada pada level yang tinggi dan selalu lancar, Anda akan mendapat jaminan masa depan yang cerah bilamana memahami pengertian bisnis.

 

Memahami Pengertian Jenis-Jenis Bisnis

Ada 2 jenis bisnis yang dibedakan berdasarkan Aktifitasnya dan Menurut Kegunaannya.
Kedua Jenis Bisnis ini tentu akan berbeda pula dalam pengaplikasiannya namun akan saling bergantung dan bersinergi untuk menghasilkan keberhasilan dalam bisnis.

Bisnis Menurut Kegunaannya

• Kegunaan Bentuk (Form Utility)

Ini adalah bisnis yang berusaha mengubah suatu benda menjadi benda lain dengan bentuk berbeda, sehingga lebih bermanfaat bagi manusia. Seperti industri furniture, genteng, roti, pakaian, dll.

• Kegunaan Tempat (Place Utility)

Merupakan usaha yang bergerak dalam bidang pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lain dengan keuntungan lebih besar, pergerakannya dilakukan di bidang transportasi, mulai dari pengangkutan orang, barang, darat, laut dan udara.

• Kegunaan Waktu (Time Utility)

Merupakan usaha yang bergerak dalam bidang pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lain dengan keuntungan lebih besar, pergerakannya dilakukan di bidang transportasi, mulai dari pengangkutan orang, barang, darat, laut dan udara.

• Kegunaan Pemilikan (Possession Utility)

Bisnis yang terlibat dalam cara untuk membuat atau melakukan penggunaan produk / layanan tertentu oleh pemilik. Seperti berbelanja, indomaret,alfamart, dll.

Bisnis Menurut Jenis Aktivitasnya

• Bisnis Ekstratif

Usaha Ekstraksi adalah kegiatan usaha yang dilakukan di bidang pertambangan dengan cara mengekstraksi bahan tambang yang terdapat di usus bumi. Seperti bisnis batu bara, emas, besi, intan, aluminium, tembaga, semen, minyak dan gas

• Bisnis Agraris

Ini merupakan kegiatan komersial, dan kegiatannya meliputi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan

• Bisnis Industri

Ini adalah kegiatan usaha yang melibatkan industri manufaktur seperti pesawat terbang, rokok, pakaian, tekstil, kapal, furniture, kertas dan industri lainnya.

• Bisnis Jasa

Merupakan kegiatan usaha yang ruang lingkup kegiatannya adalah industri jasa yang menghasilkan produk non material seperti asuransi, pendidikan, pariwisata, kesehatan, perbankan, dan jasa kecantikan.

 

Memahami Pengertian Tujuan Bisnis

Biasanya tujuan diadakannya kegiatan usaha adalah untuk mendapatkan keuntungan atau orientasi keuntungan.

Semuanya punya tujuan, tentunya bisnis juga punya tujuan. Tujuan bisnis utama adalah menghasilkan keuntungan.

Tujuan Bisnis Perusahaan

Tidak hanya itu, seluruh perusahaan juga memiliki beberapa tujuan yang pada dasarnya ingin dicapai oleh setiap pebisnis, seperti:
Namun nyatanya, yang dikejar perusahaan bukan hanya keuntungan yang dikejar perusahaan lebih condong pada Keuntungan & Profit

  1. Membeli barang / jasa
  2. Faktor produksi dan kesejahteraan pemilik sosial
  3. Pekerjaan penuh
  4. Keberadaan perusahaan dalam jangka panjang
  5. Kemajuan atau pertumbuhan
  6. Reputasi dan prestasi

TUJUAN BISNIS PERORANGAN

  1. Untuk mencukupi dan memenuhi berbagai kebutuhan.
  2. Untuk menyejahterakan keluarga.
  3. Harapan untuk disebut pebisnis atau wirausaha oleh masyarakat.
  4. Harapan menjadi orang yang dapat terus terlibat dalam bisnis keluarga.
  5. Ingin mencoba dan menggunakan hal-hal baru.
  6. Ingin menggunakan banyak waktu luang.
  7. Anda ingin memiliki bisnis dan bisnis sendiri, sehingga tidak bergantung pada orang lain.
  8. Ingin mendapat simpati, dll.

Memahami Pengertian Jenis-jenis Bisnis

Dari segi motivasi, memahami pengertian bisnis dibedakan menjadi dua jenis, yaitu

Faktor Orientasi

1. Bisnis yang berorientasi profit, seperti perusahaan tunggal, resume, perusahaan, PT, dll.
2. Bisnis nirlaba atau nirlaba. Misalnya yayasan, organisasi sosial, lembaga swadaya masyarakat, dan lainnya.

Dilihat dari jenis kegiatannya, perusahaan dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
1. Bisnis ekstraksi, melakukan kegiatan pertambangan dengan cara mengekstraksi bahan tambang di usus bumi. Misalnya pabrik semen, pabrik timah, pabrik nikel, dll.
2. Bisnis pertanian, bergerak di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan kehutanan.
3. Bisnis industri, yang bergerak di bidang manufaktur, seperti tekstil, pakaian, mesin, dll.
4. Bisnis jasa, bergerak di bidang jasa industri untuk menghasilkan produk yang tidak berwujud seperti perbankan, kecantikan, dll.

Faktor Kegunaannya

  1. Kegunaan Bentuk (Form Utility)
    Ini adalah bisnis yang berusaha mengubah suatu benda menjadi benda lain dengan bentuk berbeda, sehingga lebih bermanfaat bagi manusia. Seperti industri furniture, genteng, roti, pakaian, dll.
  2. Kegunaan Tempat (Place Utility)
    Merupakan usaha yang bergerak dalam bidang pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lain dengan keuntungan lebih besar, pergerakannya dilakukan di bidang transportasi, mulai dari pengangkutan orang, barang, darat, laut dan udara.
  3. Kegunaan Waktu (Time Utility)
    Kegiatan usaha yang ditujukan untuk penyimpanan sementara adalah jika pendapatannya kecil dapat disimpan sekali, kemudian jika produknya lebih bermanfaat dapat disimpan kembali. Seperti Bulog, gudang di pelabuhan
  4. Kegunaan Pemilikan (Possession Utility)
    Bisnis yang terlibat dalam bisnis untuk membuat atau melakukan penggunaan produk / layanan tertentu oleh pemilik. Seperti berbelanja, radang, dll.

Pihak Pihak Yang Berkepentingan Dalam Bisnis

1. Owner atau Pemilik
2. Kreditur, pihak yang memberikan pinjaman modal kepada badan usaha Anda.
3. Karyawan atau karyawan, termasuk karyawan operasi dan karyawan manajemen, untuk membantu mencapai tujuan yang ditetapkan oleh badan usaha Anda.
4. Pemasok atau supplier berperan dalam menyediakan bahan baku untuk mempercepat proses produksi.
5. Pelanggan adalah jiwa dari aktivitas bisnis. Loyalitas pelanggan akan menjaga perkembangan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, agar dapat terus menarik pelanggan atau konsumen, pedagang harus terus meningkatkan kualitas dan keterjangkauan produk yang dijualnya agar semakin memahami pengertian bisnis .

AKHIR KATA

 

Inilah penjelasan kami secara Rinci mengenai Pengertian, Fungsi, manfaat, tujuan, Jenis dan Pihak yang berkepentingan dalam bisnis.
Hal ini akan menjadi pertimbangan awal bagi kalian sebagau pelaku bisnis untuk memulai atau pengembangan agar lebih berhasil dan sukses.
Semoga Artikel diatas bermanfaat bagi kalian semua dan silahkan share dan bagikan pembahasan diatas kepada seluruh teman dan kerabat.

2 Replies to “Pengertian Bisnis: Defenisi, Fungsi, Manfaat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *