Metode Bisnis Model Canvas Awal Kesuksesan

5 min read

Metode Bisnis Model Canvas agar sukses

METODE BISNIS MODEL CANVAS ( BMC )

Penerapan model Bisnis tentu diperlukan dalam membangun usaha agar dapat memperoleh kesuksesan yang gemilang. begitu banyak metode yang dapat dibangun diantaranya yang terbaik adalah Model Canvas yang telah diakui oleh banyak Perusahaan.

Semua pebisnis tentu ingin memahami metode dasar yang kokoh agar kelak kedepannya perusahaan yang akan dibangun dapat lebih siap menghadapi gempuran dari berbagai pihak maupun kompetitor.

karenanya segera terapkan cara dibawah ini untuk dapat memaksimalkan usaha dan potensi terbaik yang kalian miliki dalam membangun bisnis terbaik untuk menuju kesuksesan.

Defenisi Bisnis Model Canvas Pasti Sukses

Defenisi Bisnis Model Canvas (BMC)

Pernahkah Anda mendengar tentang rencana bisnis yang satu ini? Business Model Canvas merupakan strategi manajemen berupa grafik visual yang terdiri dari 9 elemen pendukung perencanaan bisnis sebelum pembuatannya.

Model bisnis ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder melalui bukunya Business Model Generation. Dalam bukunya, Alexander mencoba menjelaskan diagram sederhana penyajian elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.

Namun sekilas, aliran kanvas model bisnis ini sebenarnya sangat sederhana dan mudah diterapkan. Sebab, pada umumnya sistemnya mengalir dari satu item bisnis ke item penting berikutnya.

Lantas mengapa model bisnis kanvas ini begitu penting sebelum memulai bisnis? Karena berkat kesembilan point yang akan kita bahas dibawah, kita sebenarnya bisa memetakan apakah ide bisnis itu potensial atau tidak.

Oleh karena itu, membuat model bisnis kanvas yang baik adalah hal pertama yang biasanya dibutuhkan oleh wirausahawan atau pengusaha pemula yang ingin membuat bisnis baru agar berhasil dan sukses.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, Metode Bisnis Model Canvas atau BMC merupakan strategi manajemen yang menggunakan visual chart yang terdiri dari 9 pilar utama. Fungsi dari 9 elemen tersebut adalah meringkas proses bisnis dari goodwill hingga struktur keuangan.

Tentunya pertanyaan selanjutnya yang ingin Anda ketahui adalah tentang kesembilan elemen tersebut dan bagaimana cara membuat canvas yang bagus untuk model bisnis Anda, bukan? Tenang saja, kami akan membahas semuanya di sini! Sebelumnaya kita lihat dahulu point dibawah ini agar lebih paham dan tepat dalam penerapannya.

Baca Juga : Bisnis Online Paling Menjanjikan

Metode Bisnis Model Canvas

Bisnis Model Canvas adalah alat manajemen strategis yang menerjemahkan konsep perusahaan, pelanggan, infrastruktur, dan keuangan ke dalam visual.
Konsep bisnis model kanvas didasarkan pada gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan nyata tentang jenis konsumen, pengeluaran, cara perusahaan beroperasi dan sebagainya.

Keuntungan Penerapan Bisnis Model Canvas Menuju Keberhasilan

Keuntungan Penerapan Bisnis Model Canvas

Bila merujug pada Keuntungan yang akan didapatkan dari metode ini tentu akan banyak point positifnya apabila berhasil diterapkan dengan displin.
Pada pemeriksaan lebih dekat, model bisnis kanvas memecah hal-hal penting menjadi beberapa area berbeda. Hal ini memberikan kemudahan bagi para pengusaha dalam berbagai hal dan dapat dimanfaatkan oleh perusahaan baik besar maupun kecil.

Cara Menjalankan Bisnis Model Canvas Paling Mudah

Cara Menjalankan Bisnis Model Canvas

1. Pahami Kompetitor

Anda harus mengerti bahwa ada banyak cara yang dapat dipelajari melalui pesaing Anda. Anda dapat mulai membangun BMC dengan mencoba memetakan model dari bisnis mereka. Tidak ada yang salah ataupun benar, Anda hanya harus mencoba melakukannya untuk memahami dan pelajari dari kompetitor kamu.
Pilih beberapa pesaing terbaik dan coba petakan bagaimana model bisnis mereka. Dengan informasi yang kalian punya , tentu akan memiliki wawasan yang lebih baik tentang apa yang diinginkan juga lebih faham kondisi resiko kedepan.

Anda akan mempunyai visi tertentu yang lebih pasti tentang apa dan bagaimana kebutuhan bagi pelanggan agar terpenuhi di seluruh industri yang diperlukan, tidak hanya di perusahaan Anda.

2. Tentukan Prioritas

Mulailah dengan memetakan model bisnis Anda pada aspek terpenting dan penting dari model bisnis. Usahakan untuk membuat kriteria sejelas mungkin sehingga Anda dapat memahami apa artinya dalam beberapa bulan ke depan.

3. Hubungkan Semua Bagian

Perhatikan bahwa setiap hal tentu membutuhkan Customer Segment dan Revenue Streams.
Saat semua itu sudah anda tuliskan dan petakan, coba Beristirahat sejenak. Lalu pikirkan ulang kembali mungkinkan ada point yang terlewat, dan coba benahi kembali.

4. Pembagian Alur

Coba pisahkan ide masa depan VS apa yang sedang terjadi masa kini. Jangan gabungkan situasi yang berbeda pula.
Jika Anda bekerja sama bagi organisasi besar, kalian pasti mendapatkan banyak model dan pengalaman bisnis. Coba mintalah kepada departemen yang lain untuk menggambarkan bagaimana model bisnis milik mereka. Silahkan coba bandingkan dan pahami situasinya.

Point Penting Bisnis Model Canvas yang aman

9 Point Penting Metode Bisnis Model Canvas

Ada 9 Point penting dalam kanvas model bisnis yang akan kita bahas satu per satu di bawah ini. 9 tips ini penting untuk membantu Anda menentukan alur kerja perusahaan Anda, serta memverifikasi bahwa aktivitas perusahaan Anda berjalan sesuai dengan sistem.

1. Nilai Konsumen (VALUE PROPOSITION)

Simplenya, Nilai Konsumen Anda adalah nilai jual produk / layanan Anda sehingga konsumen lebih memilih bisnis Anda daripada pesaing Anda. Sebelum menentukan hal lain, ada baiknya untuk mengetahui apa proposisi nilai sehingga bisnis Anda menjual apa yang benar-benar dibutuhkan konsumen dan memastikan bahwa bisnis tersebut menjual solusi untuk masalah mereka.

Pertanyaan yang sering muncul :

  • Apa penyebab terjadi masalah?
  • Bagaimana menghilangkan masalah itu?
  • Seberapa manfaat bisnis ini bagi konsumen?

2. PEMETAAN (CUSTOMER SEGMENTS)

Value proposition saling terkait erat melalui segmentasi pelanggan. Target konsumen dapat dibagi menjadi beberapa segmen sesuai dengan kebutuhannya, misalnya menurut usia, jenis kelamin, hobi dan tingkat konsumerisme.
Lalu, gimana sih cara tahu spesifik target dari konsumen kita?

Pertanyaan yang sering muncul :

  • Untuk siapa solusi bisnismu paling diperlukan?
  • Dapatkan solusi ini diterapkan untuk perorangan dan perusahaan?
  • Mengetahui karakter perorangan dan perusahaan?
  • Solusi yang kalian terapkan berlaku untuk semua gender? Atau hanya ke salah satu pihak?
  • Umur dari pelanggan yang memanfaatkan jasa bisnis?

3. Hubungan Konsumen (CUSTOMER RELATIONSHIP)

Jadi, sebelumnya telah kita tentukan nilai Value Proposition dan Konsumen Segementasi. Next adalah memahami konsep dari konsumen dan memberikan sesuai keinginan mereka..

Ada banyak cara untuk menghubungi konsumen sesuai dengan Metode Bisnis Model Canvas, baik secara langsung, melalui telepon, dll.

Dalam hubungan pelanggan, Anda dapat mengetahui cara apa yang paling efektif untuk berinteraksi dengan pelanggan dan prospek Anda.

Misalkan Anda memiliki bisnis online yang menjual aksesori rambut yang berusia antara 18 hingga 25 tahun. Tentunya target konsumennya adalah para wanita yang suka berganti pakaian atau berpenampilan bersih. Jadi, bagaimana Anda membuat mereka membeli aksesori rambut? Memberikan informasi tentang perawatan rambut, tips mengikat rambut, dan lain sebagainya.

Cara termudah untuk menjangkau milenial adalah dengan berinteraksi melalui saluran ‘konsumen target’, berkomunikasi dalam bahasa mereka (seperti gaya milenial), dan menyampaikan konten yang relevan dengan minat mereka.

4. ALUR (CHANNELS)

Pada bagian customer relations, kami membahas metode pendekatan yang baik dengan pelanggan sesuai bahasa dan keinginan mereka. Sekarang adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk bertemu dan berbicara dengan mereka.
Dengan kata lain, saluran adalah tempat Anda menjangkau konsumen. Pertanyaan berikut dapat membantu Anda menemukan tempat pertemuan yang ideal.

  • Di mana pelanggan Anda?
  • Apakah mereka aktif menggunakan media sosial?
  • Apakah mereka suka mendengarkan radio atau aplikasi musik?
  • Apakah mereka suka berpartisipasi dalam acara atau seminar?
  • Apakah mereka menonton TV?
    Ini menentukan di mana menempatkan iklan. Baik itu di billboard, Instagram, koran, dll.

5. AKTIFITAS UTAMA (KEY ACTIVITIES)

Key Activites adalah aktivitas bisnis harian Anda untuk mewujudkan proposisi nilai.

Pertanyaan yang sering muncul:

  • Aktivitas bisnis apa yang dapat diterapkan di dalam perusahaan untuk membantu
  • Anda memenuhi kebutuhan pelanggan?
  • Bagaimana distribusi produk / layanan Anda?
  • Apakah Anda memiliki tenaga ahli untuk menjalankan aktivitas perusahaan sehari-hari?

6. Aktivitas yang diTerapkan (KEY RESOURCES)

Untuk selalu siap berkompetisi di industri bisnis Anda, kamu membutuhkan sumber daya yang tepat, karena inilah aset penting untuk mendukung aktivitas perusahaan. Beberapa contoh sederhana dari sumber daya utama adalah komputer, ruang kerja, karyawan, kendaraan, listrik, dll.

7. KERJASAMA YANG SOLID (KEY PARTNERS)

Dalam sebuah bisnis, Anda membutuhkan partner yang mendukung perusahaan Anda. Jika selama ini karena kurangnya jaringan, Anda belum menemukan keunikan produk / layanan tersebut, maka Anda membutuhkan partner yang dapat membantu Anda mewujudkan proposisi nilai Anda.

Jika Anda membuka toko soufenir, Anda membutuhkan pemasok bahan kerajinan terdekat agar bahan yang Anda kirim selalu terbaik dan berkualitas. Nah, supplier itu adalah partner Metode Bisnis Model Canvas utama kamu, sehingga Anda bisa selalu menjaga kualitas yang Anda jual.

8. BIAYA TERSTRUKTUR (COST STRUCTURES)

Cost structure merupakan skema finansial yang membiayai operasional perusahaan Anda. Berapa uang yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan aktivitas perusahaan per harinya? Berapa biaya untuk sumber daya yang dipakai? Berapa harga pemasaran produknya?

Dengan memahami Cost Structures maka tentu akan lebih mudah mengetahui margin dan keuntungan dalam sebuah bisnis. Semakin baik management Cost yang dibangun, tentu akan semakin stabil pula pemasukan dan pengeluaran yang dapat dibukukan.

9. ANALISA HASIL (REVENUE STREAMS)

Setiap company membutuhkan penghasilan yang stabil guna terus menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Aliran pendapatan merupakan sumber pendapatan perusahaan dari berbagai sumber seperti pendapatan penjualan, dividen, dll.
model bisnis Kanvas adalah teknik yang terbaik dan efektif guna diterapkan bagi bisnis Anda karena dapat menerapkan sistem ini tentu sangat membantu memetakan bisnis Anda secara tertib. Anda bisa menggunakan model bisnis ini untuk mengubah ide Anda menjadi sesuatu yang konkret.

Pahami Model Bisnis yang ingin kalian jalankan, maka suatu saat, model itu pula yang akan menyelamatkan Usaha yang telah kalian rintis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *