bisnis toko kelontong usaha kecil kecilan

Tips Usaha Toko Kelontong Sebagai Bisnis Kecil Menengah

Tips Toko Kelontong – Sebagai Usaha Bisnis Kecil Menengah yang banyak dibutuhkan di berbagai kalangan masyarakat mendorong pelaku usaha berkeinginan untuk membuka grosir yang digadang-gadang meskipun keuntungan tidaklah besar namun dapat bertahan dalam segala kondisi.

Toko Sembako Haruslah mulai beralih dari sebelumnya dengan sistem penjualan konvensional dan bergerak dan berinovasi ke sistem digital dan harus siap dalam perkembangan zaman saat ini.

Saat ini telah banyak contoh toko sembako yang telah sukses dan berinovasi dalam sistem digital diantaranya indomaret, alfamart, alfamidi dan lainnya.

Sebelum kita lihat tips dalam membuka usaha menjual segala macam dimasa kini sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu keunggulan dan kelemahan dalam usaha bisnis kecil kecilan dan menengah ditahun 2020 ini.

keunggulan menjalankan usaha kecil menengah toko kelontong

KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN TOKO KELONTONG

Baca Juga : Peluang Bisnis Technology yang Menjanjikan

KEUNGGULAN USAHA TOKO KELONTONG

  1. Bebas Biaya Transportasi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, berbisnis usaha toko kelontong di rumah tentu bisa meminimalkan pengeluaran. Anda bisa memanfaatkan teras keluarga, halaman atau ruang tamu sebagai tempat berjualan.

Karena itu, Anda tentu saja bisa menghemat uang sewa. Tidak hanya itu, berbisnis di rumah juga dapat menghemat biaya transportasi.

  1. Prosedur Hukum Tidak Sulit

Bisnis kecil kecilan yang dimulai dalam usaha keluarga sendiri dan memiliki karyawan yang berasal anggota atau sanak pribadi tentunya memiliki prosedur hukum yang sederhana.

Selengkapnya dapat dijelaskan di Pasal 6 ayat (1) dihuruf b Undang-Undang Nomor. 3 di Tahun 1982 perihal tentang pembayaran Wajib mendaftar Perusahaan yang dimana menyebutkan apabila perusahaan kecil tidak perlu menerbitkan surat izin perdagangan dan tidak perlu juga mendaftarkan usahanya ke badan hukum yang berwenang.

Namun, jika bisnis Anda suatu saat membesar pada masa depan dimana pendapatan tahunan Anda melebihi Rp.600,000.000,- maka Anda harus tetap membayar pajak untuk kemajuan bangsa indonesia dalam usaha kecil menengah.

  1. Modal Kecil

Membuka toko kelontong di rumah hanya membutuhkan dana yang sangat efisien karena termasuk kategori bisnis kecil kecilan. Karena dana yang ada sebenarnya hanya dialokasikan dan digunakan guna memenuhi kelengkapan kebutuhan toko Anda.

Selain itu, barang yang kamu jual nantinya adalah barang dalam kemasan dengan masa berlaku yang cukup lama sebagai usaha kecil menengah.

KELEMAHAN TOKO SEMBAKO

  1. Keuntungan Awal tidak Terlalu Besar

Tidak dapat dipungkiri bahwa keuntungan yang Anda peroleh dari membuka usaha toko kelontong tidaklah besar, apalagi saat Anda baru memulai bisnis menengah.

Ini karena mungkin saja pelanggan kamu hanyalah penduduk yang tinggal di sekitar rumah Anda. Namun kamu bisa loh mengatasi masalah ini dengan cara mencari barang murah yang lebih murah dari suplier terbaik . Misalnya dengan berbelanja di grosir atau gudang yang lebih besar.

  1. Kenyamanan Lokasi Terganggu

Ya, mungkin cepat atau lambat keluarga Anda akan protes karena rumahnya terlalu berisik dan kenyamanan terganggu oleh dikarenakan terlalu banyak orang yang datang.

Atau rumah atau halaman kamu terlihat berantakan oleh barang-barang yang kamu jual atau stok barang yang menumpuk nantinya akan mengurangi rasa nyaman dari anggota keluarga

Biasanya yang akan protes dengan cara ini adalah anak kamu kelak. Kalian juga tidak memiliki cukup waktu untuk beraktivitas atau bersantai bersama keluarga seperti orang lain.

  1. Kurang waktu Bergaul

Banyak pengusaha bisnis kecil kecilan jarang mengikuti perkembangan zaman disekitar rumah. Ini mungkin dikarenakan mereka sering mengabdikan hari-harinya untuk mengelola usaha toko kelontong di rumah meskipun skala menengah sekalipun.

Jika keadaan ini akan terus berlanjut, maka biasanya hidup Anda akan jauh dari peradaban sekitar yang terkesan buruk.

Untuk mensiasati kekurangan ini sebenarnya mudah, cobalah untuk lebih bersosialisasi atau berinteraksi dengan dunia sekitar sesekali. Anda bisa mulai dengan pelanggan terlebih dahulu atau mengikuti arisan atau ibadah yang sering dilaksanakan disekitar toko kelontong milikmu.

usaha kecil kecilan bisnis menengah

Tips Terbaik Menjalankan Usaha Kelontong di tahun 2020

Baca Juga : Bisnis Sampingan Bagi Pegawai

Menentukan Lokasi Emas

Lokasi emas adalah hal terpenting untuk membangun toko kelontong baik skala kecil maupun menengah. Jumlah kuantitas pembeli sangat bergantung pada lokasi. Usaha grosir kecilan biasanya menyediakan kebutuhan pokok untuk keluarga dalam pasar menengah maupun besar.

Sebab, lokasi strategis yang paling cocok biasanya berada di tengah pemukiman yang ramai dan sering tempat berlalu-lalang.

Masyarakat setempat biasanya lebih memilih lokasi toko terdekat karena tidak perlu jauh-jauh untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Anda tidak perlu juga menyewa ruko atau kios karena bisa dengan memanfaatkan rumah sebagai lokasi usaha kecil menengah. Dengan cara ini, Anda akan mengeluarkan lebih sedikit dana.

Saat memilih lokasi emas, harap perhatikan keberadaan pesaing. Kamu tidak ingin membangun bisnis kecil kecilan di samping toko swalayan yang lebih besar. Ini akhirnya akan lebih menyulitkan Anda untuk memulai usaha kecil dan menengah.

Menerapkan Modal Usaha

Saat ingin memulai bisnis kecil kecilan, sebaiknya gunakan tabungan pribadi terlebih dahulu. Tidak ada salahnya memperoleh kredit komersial dari bank daerah. Namun, sebaiknya cara ini tidak DD sarankan.

Karena kamu mungkin tidak yakin apakah bisnis yang akan dimulai dapat berjalan dengan lancar. Melihat hal tersebut, dengan mendapatkan kredit dari bank maka risikonya akan sangat tinggi.

Jika Anda memiliki modal lebih sedikit dan terpaksa meminjam ke bank, pilihlah suku bunga terendah.

Anda juga harus menghitung dengan cermat agar keuntungan dari toko kelontong tersebut bisa dicicil bulanan.

Masih berkaitan dengan modal, bagilah penghasilan yang didapat menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah uang bisnis, dan kelompok kedua adalah dana pribadi.

Kedua penghasilan milik ini tetap milikmu namun kamu harus memisahkannya untuk menyederhanakan manajemen keuangan bisnis kecil kecilan milikmu.

Menjadikan Toko Kelontong Nyaman dikunjungi

Anda harus mengerti dan bisa membayangkan bagaimana situasi pada toko kelontong milikmu. Barang dagangan tergantung di atas etalase. Kemudian penjual mengirimkannya dari balik jendela.

Jika Anda ingin bisnis kecil kecilan milikmu sukses, cobalah berinovasi. Cara terbaik adalah dengan mengatur barang dagangan melalui cara yang membuat barang dagangan terlihat lebih rapi dan enak dipandang.

Pembeli akan menyukai tempat yang rapi. Selain itu, kamu dan konsumen bisa lebih mudah memilih dan mencari produk yang dibutuhkan.

Menata sesuai produk berurutan. Misalnya, ada rak terpisah untuk menyimpan semua jenis gula, kopi dan teh.

Pada saat yang sama, barang-barang seperti deterjen ditempatkan di tempat yang berbeda. Tidak ada salahnya meniru seperi yang biasa ditemukan di pasar kecil atau supermarket sebagai usaha kecil menengah.

Letakkan item dengan data expired di bagian atas. Tujuannya agar barang tersebut bisa dijual lebih awal tanpa khawatir menumpuk dibawah.

Selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa semua produk yang Anda jual. Jangan sampai Anda memberikan produk yang tidak pantas kepada konsumen. Jika lalai, selain bahaya, konsumen juga bisa sakit bahkan meninggal dunia.

Memahami Konsumen

Setelah menemukan lokasinya emas, saatnya kalian bertemu dengan calon pelanggan. Konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda pula.

Sebaiknya kamu selidiki minat guna memastikan masyarakat benar-benar membutuhkan apa yang Anda jual kelak.

Dengan memahami kebutuhan masyarakat biasnaya kalian dapat langsung menghitung jumlah dana yang dibutuhkan untuk membeli barang pada batch pertama.

Selain menyelidiki kebutuhan masyarakat, Anda juga harus memastikan bahwa pesaing di sekitar dan bagaimana menghadapinya. Persaingan antar toko kelontong sangat ketat karena target pasarnya tidak luas dan produk yang tidak jauh berbeda.

Pembukuan Yang Rapi

Langkah selanjutnya adalah membuat pembukuan yang rapi. Banyak pemilik toko kelontong yang bingung dengan aliran dana dari usahanya karena tidak memiliki buku yang jelas dari bisnis usaha kecil kecilan milik sendiri.

Pembukuan biasanya berisi informasi tentang jumlah dana yang masuk dan keluar. Dengan data ini, kamu dapat melacak keuangan dari usahamu dengan lebih mudah.

Untung dan rugi bisa ditentukan dengan lebih mudah. Sayangnya, banyak orang tidak memiliki buku karena rumit.

Menentukan Suplier Terbaik

Sekarang dana mungkin telah berada di tangan, berikutnya adalah saatnya membelanjakan barang yang akan kamu jual di Toko Kelontong milikmu.

Menemukan barang grosir biasanya jauh murah mengingat untuk memulai bisnis toko grosir point ini. Semakin murah harga dari suplier tentu saja semakin besar keuntungan yang kamu dapatkan.

Harga barang di pasar tradisional atau gudang biasanya lebih murah daripada di toko grosir ternama. Barang yang dijual di tempat ini juga lebih lengkap.

Jika ingin menjual beras atau sembako, sebaiknya beli langsung dari petani. Anda juga bisa membelinya dari pabrik besar. Harga yang kamu dapatkan biasanya akan lebih rendah dari distributor.

Pelayanan yang Prima

Kualitas layanan adalah pelopor dari setiap bisnis perdagangan kecil kecilan atau usaha menengah. Orang akan lebih suka pergi ke toko dengan harga lebih tinggi tapi pelayanan ramah daripada sebaliknya.

Oleh karena itu, harga murah saja tidak cukup untuk menarik peminat pelanggan. Jika Anda dapat memberikan harga yang lebih rendah dan pelayanan yang baik, mengapa tidak melakukan keduanya secara bersamaan.

Jangan lupa untuk selalu tersenyum pada pelanggan yang akan berbelanja di dekat toko Anda. Dan jangan lupa selalu ucapkan terima kasih kepada pelanggan ini karena telah datang berkunjung meskipun belum tentu jadi berbelanja di bisnis kecil kecilan milikmu.

Dengan cara ini, konsumen akan memperlakukan Anda dengan baik tanpa khawatir. Layanan berkualitas tinggi akan meningkatkan ulasan positif untuk usaha kecil menengah kamu.

Menjadikan Toko kelontong DIGITAL

Toko grosir saat ini masih identik dengan tampilan jadul dan masih ketinggalan zaman. Oleh karena itu agar bisa masuk ke pasar modern sebaiknya toko kelontong usaha kecil kecilan milikmu harus mulai mengadopsi teknologi digital sebagai usaha menengah.

Tidak hanya isi dari toko yang harus dibuat menarik perhatian dari konsumen, tetapi juga meningkatkan efisiensi. Lantas, apa sih artinya efisiensi?

Pertama-tama, dengan menggunakan teknologi digital, pencatatan kelengkapan produk menjadi sebuah inventaris menjadi lebih mudah dan lebih akurat. Jika kalian masih tetap ngotot untuk mencatat segala hal secara manual dengan menggunakan buku masih banyak kerugian yang dihasilkan.

Misalnya saja, segala bentuk pembukuan yang akan memakan waktu lebih lama, juga proses pembaharuan kembali akan memakan waktu, dan juga ketergantungan pada buku lebih sangat tinggi. Lalu misalnya ada pertanyaan apa yang harus saya lakukan apabila laptop saya tiba-tiba rusak atau hilang?

Metode Pembayaran DIGITAL

Masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial sudah banyak yang mulai mengadopsi teknologi digital di segala aspek kehidupan.

Faktanya, kini telah banyak transaksi mulai menggunakan mata uang digital daripada uang tunai sebagai pembayaran toko kelontong dari bisnis kecil kecilan dan usaha menengah. Berbagai keunggulan penyedia layanan dompet digital telah menarik minat mereka untuk beralih ke metode pembayaran ini.

Booming promosi perusahaan fintech merupakan peluang baru, dan pelaku industri lainnya diantaranya usaha retail bisa juga dapat memanfaatkan peluang tersebut.

Misalnya, bisnis Warung Pintar toko kelontong dapat menerima pembayaran cashless setiap hari. Berdasarkan pantauan bisnis kecil kecilan masa kini, 72% konsumen ingin menggunakan metode pembayaran digital.

Membuat Promosi Berkala

Bagi pemilik toko kelontong yang masih pemula, sebaiknya promosikan dulu penjualannya sebelum resmi membuka usaha. Promosi kecil kecilan ini sangat bermanfaat, dan bisa membawa banyak keuntungan dan juga bisa menarik pelanggan. Promosi ini biasanya dilakukan secara online atau offline dalam bisnis.

Selain itu, mereka kerap menawarkan diskon kepada pelanggan dengan barang-barang tertentu. Penentuan potongan harga atau potongan harga juga dapat dilihat dari keadaan untung rugi barang yang didiskon. Oleh karena itu, walaupun produknya didiskon dan jenis produknya tidaklah besar, pemilik bisnis tetap akan mendapat keuntungan dari promosi yang dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Ide Bisnis Terbaik saat NewNormal 2020

Table of Contents Ide Bisnis Terbaru saat NewNormal 2020Optimalisasi Masa NewNormalOnline Courses/Guru…

Cara Bisnis Jual Pulsa Paling Menarik

Bisnis Jual Pulsa secara online telah digeluti banyak masyarakat dalam segala lapisan,…

10 Cara Mengatur Keuangan Bagi Keluarga Mandiri

Table of Contents 10 Cara Mengatur Keuangan Bagi Keluarga MandiriPengaturan Penghasilan dengan…

Point Penting Memulai Bisnis Frozen Food

Table of Contents Point Penting Bisnis Frozen Food Yang tepatBisnis Frozen Food…